Friday, January 2, 2015

NEW CHAPTER

2 Januari 2015
2:18 AM

Fantastic 4 
Thor
X-Men Origins : The Wolverine
The Mexican
Fools Rush In

Film yang gw tonton sedari bangun tidur jam 2 tadi siang, dan sekarang udah lewat dari jam 2 pagi, it means sudah memasuki hari ke 2 di tahun 2015 ini. Setiap nonton film pasti selalu ada perasaan kalau kita ada didalam fiilm itu, iya ga? Deg-degannya dapet, takutnya dapet, bahkan kalo lagi adegan jatuh cinta kita juga bisa ikut ngerasa jatuh cinta. banyak hal yang bisa kita ambil dari nonton film, misalnya dari film Fantastic 4, waktu Torch si womanizer mulai iri sama Ben yang walaupun dia batu dan pasangannya tuna netra tapi Ben tetep punya pasangan yang real. Sekeren apapun lo secantik apapun lo bahkan sesukses apapun lo tapi kalau main-main soal cinta, you're going to end up alone and even worse, lonely. itu cuma salah satu contoh aja, gw yakin lo punya pemikiran sendiri dari tiap film yang ditonton. Personally, gw suka iri sama film, it seems so real, sampe-sampe seringkali kita kebawa suasana dan ngebayangin jalan hidup kita seperti di film. Tapi ga begitu jalannya di dunia nyata. Di film uda diatur alur ceritanya sampe akhir bahkan sampe bersambung dan semua pemerannya udah tau ceritanya akan gimana. Bedanya dengan kehidupan nyata, kita ga pernah tau jalan cerita hidup kita bakal gimana, tapi kita tetep ngejalaninnya kan? Ada yang ngejalanin dengan santai, ada yang ngejalaninnya drama banget, lo yang mana hayooo?? hahahahaa. Semua uda ada yang atur, Tuhan yang atur. Kita manusia tinggal jalanin dengan penuh kepercayaan aja. Gw jadi inget perkataan bos gw waktu itu "Kamu percaya sama Tuhan kan? kamu percaya kalo segala sesuatu yang terjadi ini Tuhan yang atur kan? Nah, ibaratnya para petinggi di kantor ini adalah Tuhan, percayain sama kita kalo segala sesuatunya akan baik, karena kita ga mungkin nempatin kamu di tempat yang buruk..." Saat denger itu gw langsung mikir, iya juga ya, ini kan pasti bagian dari rencana Tuhan juga, why worry? 



2.44 AM

Sejujurnya gw ga nyangka juga tulisan ini bakalan kemana arahnya, tapi gw tau gw mau nulis dan gw terus ketik. Emang kalo udah jalan Tuhan tuh kita ga akan pernah tau,  He works in a mysterious way, trust Him. Gw rasa ini cukup bisa jadi pengingat dan juga penguat untuk menghadapi tahun 2015, GOODLUCK.

Monday, December 9, 2013

DIA MENYELAMATKANKU...


Pagi tadi saya hendak berangkat ke kantor (Trax FM, Sarinah)
dengan menggunakan transportasi umum Commuter Line seperti biasanya
Karena hari ini bukan jadwal saya siaran, jadi saya mengajak saudara saya,
Peter (11 tahun) yang kebetulan menginap dirumah dari tadi malam dan hari ini sedang libur karena guru-guru di sekolahnya ada rapat.
Rencananya hari ini saya akan meeting bersama dengan Mas Didot (Program Director Trax FM) 
lalu pergi ke Grand Indonesia untuk menonton film 3D bersama Peter.
Saya biasa berangkat naik Commuter Line pukul 09.06 pagi, 
berhubung hari ini tidak diburu waktu jadi saya memutuskan untuk naik Commuter Line pukul 10.32 

Sampai di Stasiun Sudimara sudah pukul 10.25 (kurang lebih)
Kemudian ada pengumuman bahwa Commuter Line tersebut terlambat karena ACnya bermasalah
jadi masih diperbaiki di Stasiun Serpong
Pengumuman selanjutnya diberitahukan bahwa Commuter Line Serpong - Tanah Abang berikutnya tersedia pukul 11.11 siang
Saat itu sudah pukul 10.45, keretanya belum datang
Terdengar sayup-sayup lagu ST 12 - Saat Terakhir,
karena merasa ini lagu lawas dan lucu, saya posting lagu tersebut di Path.
Tak lama kemudian Commuter Line yang ACnya sempat bermasalah itu datang
Sempat ada di pikiran saya "ah, jangan-jangan nanti masih rusak ACnya terus jadi panas, naik yang selanjutnya aja kali ya?"
Tapi saya mengurungkan niat tersebut dan tetap menaiki Commuter Line itu.

Karena saya bersama Peter, jadi saya tidak duduk di gerbong pertama, padahal saya pasti selalu duduk atau berdiri disitu karena dikhususkan untuk penumpang wanita dan saat sampai di Stasiun Tanah Abang posisi gerbong pertama itu dekat dengan jalan menuju gerbang pintu keluar.
Kondisi saat itu juga sangat terik sehingga saya malas untuk menunggu di ujung
peron 2 stasiun Sudimara dimana saya biasa naik gerbong pertama dari situ. 
Jadi kami masuk di gerbong tengah, mungkin itu gerbong ke 5 atau 6.
Commuter Line'nya cukup ramai, tapi Puji Tuhan ada seorang pria yang memberikan tempat duduknya untuk saya, dan kemudian saya bergeser sedikit dan bapak disamping saya pun ikut bergeser supaya Peter bisa ikut duduk.
Kira-kira pukul 11.00an Commuter Line itu melaju dari Stasiun Sudimara menuju Tanah Abang dengan rute seperti biasa (Sudimara - Jurang Mangu - Pondok Ranji - Kebayoran Lama - Palmerah - Tanah Abang)
Merasa bosan di dalam Commuter Line lalu saya menonton video dari youtube, jadi saya tidak terlalu memperhatikan keadaan di sekitar. 
Stasiun Jurang Mangu sudah lewat, Stasiun Pondok Ranji juga sudah lewat

TIBA-TIBA
"braaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkk!" 
benturan pertama terasa begitu kencang dan kemudian ada benturan beruntun, perasaan saya ko' Commuter Line ini terasa seperti keluar jalur, dan terdengar seperti ada suara ledakan, 
saya kaget dan masih bingung karena para penumpang mulai berlarian
saya masih tidak tahu apa yang terjadi, 
yang saya dengar orang-orang berteriak-teriak "santai donk santai jangan dorong-dorong santai" 
dan saya mendengar lagi seperti suara ledakan dan kemudian penumpang mulai memukul-mukul jendela
Saya pikir ada tauran dan Commuter Line kami dilempari batu atau semacamnya

TERNYATA
setelah saya mencoba melihat ke jendela banyak orang-orang berlarian menjauhi Commuter Line dan saya melihat asap hitam tebal tinggi sekali serta kobaran api di bagian depan Commuter Line
Para penumpang termasuk saya dan Peter masih terjebak didalamnya dan kami panik, kami berlarian mencoba keluar namun kami bingung harus kemana
Saya hendak mengikuti keramaian penumpang lain yang berlari mencoba mencari jalan keluar. Lalu ada seorang bapak disamping saya mencoba menenangkan saya dan menyarankan saya untuk duduk kembali, tapi saya tidak bisa tinggal diam karena saya ketakutan dan sangat ingin keluar
Saya mencoba mencari besi yang biasa tersedia untuk memecahkan jendela dalam keadaan darurat tapi tidak ketemu, penumpang lainnya lagi-lagi mencoba memukul-mukul jendela dengan harapan dapat pecah sehingga kami bisa keluar, namun tidak ada alat berat yang dapat digunakan juga

PUJI TUHAN
ada pintu yang terbuka, dan kami pun langsung berlarian menerobos satu sama lain untuk keluar dan menyelamatkan diri
Peter terlepas dari genggaman saya namun dia berhasil keluar, giliran saya untuk lompat, saya sempat bergelantung di pegangan dekat pintu karena semua mulai mendorong ingin keluar sehingga saya pun tak sempat berpijak hingga terjatuh. Saya mencari Peter yang ternyata berada tidak jauh didepan saya, dia pun memapah saya dan menarik tangan saya untuk segera berlari menjauhi Commuter Line tersebut.

Saya sudah panik, ketakutan, gemetar dan lebih takut lagi karena saya membawa seorang anak laki-laki yang justru malah menuntun saya di kegentingan itu. Kami berusaha berlari di bebatuan lintasan kereta dan kemudian terdengar suara yang entah suara apa itu tapi seorang bapak didepan saya berteriak "jangan sentuh keretanya" lalu saya melihat kabel listrik diatas Commuter Line itu mulai bergerak dan seperti akan jatuh, saya takut akan ada korslet atau terbakar lagi atau ada ledakan lagi, yang jelas saya sangat ketakutan dan hanya bisa berlari mengikuti Peter sambil terus mengucap nama Tuhan Yesus. 

Akhirnya kami bisa sedikit menjauhi Commuter Line itu, tapi masih berada di sekitar TKP, saya sempat emosi melihat ibu-ibu yang bukannya berlari menyelamatkan diri tapi justru mengabadikan kondisi TKP, saya pikir "ko' ya masih sempat-sempatnya, mbo yaa minggir dulu selamatkan diri eh ini malah foto-foto" tapi yasudahlah mungkin dia ingin memberitahukan kejadian tersebut kepada orang terdekatnya. Kemudian saya mencari warung untuk membeli minum karena saya melihat Peter sudah pucat, saya pun sudah sangat lemas. 

Saya langsung menelephone Mareta, kakak saya yang kedua dan memberitahukan kejadian yang baru saja saya alami, lokasi kantor kakak saya itu di Arteri jadi saya pikir tidak begitu jauh dari TKP. Saya juga menelephone teman saya, Fikar yang juga bekerja tidak jauh dari lokasi TKP, ternyata dia pun sedang dalam perjalanan dari Bandung dan kebetulan sedang melintas tidak jauh dari TKP.
Kemudian saya bertanya kepada seorang bapak untuk memastikan dimana tepatnya lokasi saya berada, TKP terletak tidak jauh dari Tanah Kusir dan Bintaro Permai.
Mareta dan Fikar beberapa kali menelephone saya kembali untuk memastikan keadaan saya dan untuk menanyakan lokasi keberadaan saya dan Peter. Saya sangat ingin sekali ke jalan raya dan benar-benar menjauh dari TKP, kemudian ada ojek yang menawarkan saya untuk beralih darisana "ojek mba? mba mau saya antar kemana?" tanpa pikir panjang saya langsung jawab "pokonya ke arah jalan raya"
Saya menelephone Mareta & Fikar kalau saya dan Peter akan naik ojek menuju jalan raya, kemungkinan kearah Tanah Kusir lalu saya diarahkan ke dekat tol Bintaro/Ulujami oleh sepupunya Fikar yang juga ada di mobil untuk menjemput saya ke TKP. Sepanjang jalan saya melihat kerumunan orang yang mendekati TKP, ada yang foto-foto, ada yang sekedar melihat, ada yang membantu menolong, ada yang mengarahkan jalan alternatif, pokoknya ramai. Mobil Polisi, Ambulance dan Mobil Pemadam Kebakaran pun berdatangan. Akhirnya saya dan Peter menunggu dijemput di perempatan tol ke arah Tanah Kusir itu, kami duduk di warung sambil terengah-engah, sampai detik itu saya belum tahu persis apa penyebab dari kecelakaan tadi. Dan ternyata menurut penjaga warung dan juga beberapa pengendara taxi di tempat saya menunggu, kecelakaan tersebut terjadi karena mobil pengangkut BBM dari Pertamina menerobos palang pembatas rel yang perlahan mulai turun karena Commuter Line kami akan lewat.
Tak lama kemudian kakak saya datang begitu pula dengan Fikar. Ternyata Fikar sempat berlari kearah TKP tapi saya sudah berpindah menunggu didekat perempatan tol yang juga tidak jauh dari TKP.

Sebelum pulang kerumah, mereka mengantarkan saya dan Peter untuk makan terlebih dahulu untuk lebih menenangkan diri lagi, tidak banyak yang bisa saya makan, saya pun sempat menangis mengingat bisa saja saya tadi berlarian teriak minta tolong dan terjebak di dalam gerbong pertama, tapi Puji Tuhan saya masih bisa makan dan berkumpul dengan orang-orang terdekat saya.

BERSYUKUR
Puji Tuhan saya sangat bersyukur karena sudah ada mereka yang menemani dan menenangkan saya.
Peter justru lebih tenang daripada saya yang sesekali menitihkan air mata karena terus terbayang-bayang bagaimana kalau seandainya saya duduk di gerbong pertama seperti biasa, saya sangat bersyukur Tuhan mengatur sedemikian rupa sehingga saya bisa pergi bersama Peter.
Terus-menerus saya berdoa mengucap syukur terimakasih kepada Tuhan karena Dia melindungi saya dengan kehadiran Peter. Saya juga sangat bersyukur karena saya masih bisa menceritakan kejadian ini.
Puji Tuhan postingan saya di Path yang sedang mendengarkan lagu ST 12 - Saat Terakhir di Stasiun Sudimara bukanlah postingan terakhir saya. Mungkin itu menjadi pertanda untuk mereka yang menjadi korban meninggal di kecelakaan Commuter Line Serpong - Tanah Abang di Bintaro tadi siang.

Dari lubuk hati yang terdalam saya sangat berbela sungkawa untuk mereka yang menjadi korban meninggal, saya percaya Tuhan sudah sediakan tempat bagi mereka. Dan untuk korban selamat lainnya, baik yang luka parah atau ringan atau tidak terluka sekalipun saya doakan semoga cepat pulih.
Dan untuk yang mengalami trauma (termasuk saya) yang masih shock, yang masih kaget dan ketakutan, semoga kita dikuatkan, mari lebih dekat pada-Nya.
Bagi para pengendara, motor, mobil, pribadi atau umum, semuanya, berhati-hatilah selalu, PATUHI RAMBU-RAMBU LALU LINTAS dan saya himbau untuk selalu mohon perlindungan-Nya disetiap perjalanan kita. Semoga proses evakuasi berjalan lancar dan cepat selesai sehingga keadaan bisa normal kembali terutama untuk PT KAI semoga mendapatkan kepercayaan masyarakat kembali, karena saya yakin akan ada banyak yang merasa takut untuk menggunakan transportasi umum ini. Begitu pula untuk pihak Kepolisian dan Tim Medis semoga bisa membantu memperbaiki kondisi ini.

SAYA TAK BISA BERHENTI MENGUCAP SYUKUR
KARENA SAYA MASIH DIBERI KESEMPATAN UNTUK HIDUP
TUHAN SUNGGUH LUAR BIASA
DIA BETUL-BETUL MENYAYANGI SAYA
RENCANA-NYA TAK TERBAYANGKAN
SAYA SELAMAT OLEH KARENA PENYERTAAN-NYA

TERIMAKASIH BANYAK
untuk teman-teman yang juga mengucap syukur dan mendoakan keselamatan saya
Terimakasih banyak untuk Peter yang sudah menuntun saya, menemani saya sehingga saya tidak sendirian dan terselamatkan dari maut
Terimakasih banyak untuk kakak saya Mareta dan Fikar, Ilham dan juga Redha yang sudah menemani saya dikala saya membutuhkan pertolongan
Terlebih lagi saya mengucapkan terimakasih banyak Tuhan Yesus, Bunda Maria, Allah Bapa di Surga, terimakasih atas perlindungan-Mu, terimakasih atas berkat-Mu, terimakasih atas cinta-Mu
Sungguh Engkau Maha Besar, Maha Murah, Maha Pengasih & Penyayang
Kau tunjukkan pada-Ku bahwa indah rencana-Mu

Teman-teman sekalian, Dia menyelamatkanku :')




Friday, November 29, 2013

DUO SPARROW KEY RING


Saat itu aku sedang berjalan,
mataku langsung jatuh cinta melihat topi Santa Clause yang begitu unik.
Kuhentikan langkahku dan masuk untuk melihatnya lebih dekat.
Topi kupluk berwajah Santa Clause dengan nuansa
warna merah, hijau & putih ini membuatku ingin memilikinya.
Tanpa pikir panjang, aku beralih ke kasir untuk membayarnya.
Kaki-ku tertahan, rasanya tak ingin beranjak dari tempat ini.
Lagu Natal yang diperdengarkan seolah menghipnotis aku,

"Last Christmas, I gave you my heart, but the very next day, you gave it away...
This year, to save me from tears, I'll give it to someone special..."

Ke kiri, ke kanan dan berkeliling, itu yang kulakukan.
Banyak sekali benda unik yang ingin kumiliki.
Setelah topi Santa Clause itu, aku mendapatkan sebuah pouch,
tapi aku kesulitan untuk memilih warnanya,
hitam? biru? biru dongker? atau pink?
Setelah betanya-tanya, kumantapkan pilihanku pada warna biru.

Aku terus berjalan dan kemudian menelusuri lorong disampingku.
Dan kulihat sepasang burung cantik berada didalam sebuah rumah
dengan jendela berbentuk hati.
Merah dan putih, warna cantik untuk mereka berdua.
Entah apa yang menghantuiku, aku langsung berucap dalam hati ketika memandangnya

"Aku menginginkannya dan ini cocok untuknya, akan kuberikan sebagai hadiah Natal, tanda terimakasihku padanya..."




Teman...

Kamu pasti akan menemukan seseorang yang tanpa kamu pikir panjang ingin kamu miliki hanya dengan melihat penampilannya saja, sama seperti TOPI SANTA CLAUSE milikku.

Kamu pasti akan berada di masa dimana kamu mencari dan kemudian mendapatkan lebih dari 1 pilihan. Namun pada akhirnya kamu akan dapat memantapkan 1 saja pilihanmu, sama seperti POUCH BIRU milikku.

Dan ketika kamu berjalan menelusuri hidupmu, kamu pasti akan menemukan suatu kejutan dimana kamu akan punya pikiran ajaib yang secara tiba-tiba datang membisikanmu bahwa ini akan cocok untukmu. Kamu tidak hanya ingin memilikinya, melainkan memberikannya, sama seperti DUO SPARROW KEY RING milikku.




Dan setelah kuperhatikan,
aku membuka label dari toko yang menutupi bagian kiri rumah burung tersebut.
Ini yang kutemukan..........

"No more loneliness, The Duo Sparrow is there for you and your loved one. Both sparrows keep important keys safe. Beside whistling love songs to each others, they can whistle for help as well. It's better being together than apart after all..."


: )





sincerely,



peacock 















Wednesday, July 10, 2013

CURHAT LEWAT LAGU


"I don't wanna waste a lifetime chasing pots of gold
 I don't wanna miss the sunshine standing in the cold
 I don't wanna be the one who's left behind
 I wanna catch a glimpse of life..." 


~ Mamas Gun - Pots of Gold...

Dari tadi terngiang-ngiang banget sama lagu ini
Sebenarnya sih baru tiba-tiba kepikiran setelah gw nonton film "What's Your Number"
Gilak! Chris Evans-nya bikin pengen mandi banget hahahahahahaa
Well, that's not the point sih, intermezzo aja :D

Anyway...
Dari film itu gw ngerasa ada semacam "kehidupan"
I don't know...
Selama ini Puji Tuhan gw hidup sehat walafiat
tapi gw merasa seperti ada yang hilang (jangan nyanyi yee)
Dan langsung deh kepikiran lagunya Mamas Gun itu...

"I wanna catch a glimpse of life..."

My life seems to be fine, but i don't know what bothers me...
Gw enjoy banget sama kegiatan sehari-hari gw
Doing nothing, airing, mc-ing
and I've been doing this for almost 3 years i guess
Gw sempat mencoba sesuatu yang baru, olahraga
I kinda like it actually
tapi tetep, ko' ada yang aneh yaa

Maybe I need a break?
Time out, please?
Iya ga sih?
Pengen deh menikmati kehidupan dengan benar-benar menikmati gitu
Tanpa mikirin harus bangun pagi or harus naik kereta or mikirin materi apa yang mau disampein dan juga ga mikirin harus on stage...

Bukan berarti gw ga cinta sama kegiatan gw itu
tapi mungkin lagi cape kalih yaa
manusia kan ada titik jenuhnya juga hehehehehehee
Gw butuh sesuatu yang baru nampaknya nih
ibarat lagu.........

"I need another story
 Something to get off my chest
 My life gets kinda boring
 Need something that I can confess..."

~ One Republic - Secrets...

Next song :

"Hati cemas bimbang
 harapan timbul tenggelam
 aduhai
 permata hati
 mungkinkah kelak berjumpa lagi..."

~ SORE - Pergi Tanpa Pesan...

Nah, yang itu liriknya pas
hahahahahahaa

"hati cemas bimbang, harapan timbul tenggelam..."

Wah wah wah
Gw mulai paham nih perasaan ini mengarah kemana sesuai dengan pilihan lagu gw
hahahahahahahaa...

Next song :

"Aku cari kamu 
 di setiap malam yang panjang 
 aku cari kamu
 kutemui kau tiada..."

~ Payung Teduh - Kucari Kamu...

Dan selanjutnya gw memilih untuk mendengarkan Payung Teduh lagi, Resah...
Hhmmm...
Mulai kebuka nih curhatannya hahahahaahaa...

Kalau mau mengingat tweet gw beberapa hari yang lalu,



HAHAHAHAHAHAHAHAAA
UUH >> Ujung-Ujungnya Hati




Gw yakin
setiap manusia pasti ingin bahagia
dan kebahagiaan itu akan berlipat ganda ketika bisa dibagi
dibagi dengan siapa?
dengan dia yang menjadi salah satu sumber kebahagiaan itu sendiri

My last song : ANDA - Tentang Seseorang...

"Mungkinkah semua tanya kau yang jawab...??"



God bless you...


Monday, May 20, 2013

Tadi Malam...

Whoop! Udah lama nih ga menghiasi blog eke...
Well, let's get started!

Cerita ini bermula dari tadi malam...
Saat gw lagi nonton Finale American Idol season 12
langsung jadi keinget moment penobatan gw jadi #CHICSTAR2012
sama tuh sama-sama 12 hehehehehee
kebayang ga sih saat lo mencoba berjuang,
lo pasti mengharapkan suatu kejayaan besar
tapi ketika keinginan itu tertutupi oleh rasa bahagia dan gembira saat menjalaninya, itu akan lebih luar biasa
contoh : waktu itu gw sama sekali tidak menyangka akan juara (bahkan sampai sekarang masih ga nyangka)
dalam hati gw waktu itu "yah paling ngga juara 3 deh ya, biar mama papa seneng"
see? harapan gw cuma sampai di juara 3 aja
gw lebih menikmati prosesnya, bahagia banget
(walau yaa tetep sih kepikiran untuk finalnya jg, tp ya wajarlah kan manusia)
tapi apa yang Tuhan kasih? juara 1!
maksud gw adalah, kita boleh mengharapkan sesuatu yang sangat besar
bahkan kalau mau mimpi itu harus setinggi langit, lebih tinggi dari itu kalau bisa
tapi ingat, kita harus tetap realistis
dan ingat juga, selalu ada faktor X di belakang itu
apa sih faktor X? ini bukan Fatin dan konco-konconya yaa hehehehee
LUCK! faktor keberuntungan juga ikut andil dalam setiap pencapaian
gimana supaya kita selalu diikuti faktor luck?
TRUST! kalau kita percaya akan suatu hal dan kita berpasrah, berusaha & berdoa
Amin amin Puji Tuhan kesampean itu keinginan kita :)

Good luck and God bless you!
:*


Thursday, January 17, 2013

"I can make it through the FLOOD..."

Oke sip
Hari ini Kamis, 17 Januari 2013
Seharusnya saya siaran jam 10 sampai jam 2 di @TraxFMJKT utk program #TraxLAGEE
AKAN TETAPI
Kereta yg biasa datang tepat waktu, terlambat luar biasa
bahkan tidak bisa masuk ke stasiun karena banjir
Akhirnya setelah menunggu (karena hanya bisa menunggu)
mau lewat jalur lain dipastikan macet & juga banjir
Menunggu di stasiun Sudimara dari jam 08.30, Commuter Line harusnya datang 08.45
lalu yang ada kereta ekonomi datang jam 09.05
Sampai 09.35 masih belum bisa jalan
Hujan deras pula
Akhirnya saya memutuskan turun dr kereta itu dan mencari ojek
DAN TERNYATA GA ADA OJEK
Dengan muka kebingungan tau-tau ada seorang bapak baik hati menghampiri saya
"Mau kemana mba?"
"Saya mau ke Sarinah pak, bapak ojek? bisa anter saya smp Kby.Lama ato Bintaro?"
PS : ternyata bapak itu bukan ojek tp pedagang dimsum di stasiun
PS lagi : namanya Pak Deddy, dia anter saya smpe lampu merah deplu without jacket & helmet
TERIMAKASIH PAK DEDDY 

Sampai di lampu merah Deplu itu kurang lebih jam 10.00
darisitu saya naik ojek lagi mengarah ke Sarinah
Jadi orang ga sekolah lah kami berdua
ngebabat trotoar aja gitu untuk menghindari macet & banjir
MACET LUAR BIASA arah Semanggi
Dari kejauhan saya ngeliat langit itu berkabut
eh lama-lama setelah diperhatikan ternyata ada asap dari atas hotel Sultan

Hotel Sultan


















akhirnya ngelewatin macet dr arah Semanggi itu terus ngelewatin Sudirboy Thamrin
lewat BENHIL kurang lebih begini penampakannya

Benhil


















Itu masih mending, baru didepannya, belum masuk-masuk ke kompleknya uda kelelep kabarnya
Lalu lalu saya terus melaju bersama Bang Udin si abang ojek
terus maju sampai akhirnya ga bisa kemana-mana di TOSARI
be a ba en ban, je i ji er jir, B A N J I R
mobil-mobil berhenti, matiin mesin, cuma bisa berdiri di jalan
banyak orang-orang yg pada nyebrang sana-sini mencoba menerobos banjir dan saya salah satunya

Awalnya ketinggian sebetis lama2 nyampe dengkul juga, lumayan


















Yang pada nyebrang nih di Tosari, sepinggang cyiiinn


















Menerjang banjir & mendadak dapat teman nyemplung :p


















Nah dari Tosari mau ke Bundaran HI arusnya mendadak deras dan ternyata banjirnya makin dalam
Se'perut hampir dada dalamnya, sampe ga bisa foto tuh gara2 menyelamatkan handphone
trus harus pegangan sama mas-mas yg entah drmn bantuin orang pd nyebrang

Nah ini ga tau deh mobil siapa, dianggurin disamping Wisma BCA


















DAN AKHIRNYA SAYA BAHAGIA BERSYUKUR BISA SAMPAI SARINAH





















Akhirnya jalan lagi naik tangga penyebrangan busway itu...
LALUUUUUU.........................

Turun dari tangga busway dijemput Pak Satpam pake beginian HAHAHAHAA


























LUAR BIASA BANGET
Ini jadi #fotofenomenal HAHAHAHAHAHAA
Twitter dan BBM langsung rame stlh saya share foto ini hihihihhihiii
Pas naik trolley ini 1 Sarinah yg lg pada diluar pada ketawa, moto2 & teriak ky supporter bola
INI NAMANYA SENANG DIKALA SUSAH ;)

Perjuangan hari ini pokonya tak terlupakan banget
Dan Puji Tuhan walaupun harus nyemplung menerjang banjir, saya sampai tujuan dgn selamat
trs sampe Trax langsung pinjem baju pinjem celana hahahahahaa

Uda beres bersih-bersih, beli makan di McD
trus naik lagi ke lantai 8
Waktu menunjukkan pukul 13.30 WIB
Seharusnya back up siaran #SKULDESAK
Eeeeeeeeeeeeehhhhh
LISTRIK GEDUNG SARINAH DIPADAMKAN
GENSET'NYA TERENDAM
Waaaakkkkwaaaaawwwwwwww
Alhasil ga siaran deh
Nunggu nunggu dan menunggu
bareng Sawi, Fendy, Tio, Deli, Mas Andy dan kawan2 penghuni lt.8
LALU SAYA MENYADARI KALAU TERNYATA INI MALAM JUMAT
Oke sip ga sanggup bertahan lewat maghrib krna gelap gulita
dan ngeri jg kl harus nyemplung nerjang banjir lagi kalo uda gelap
Jadinya saya dan Sawi pulang
Tapiiiii.....

eeenngg iiiinngg eeeenngg Sarinah masih kelelep (sekitar jam 17.40)


















Daripada makin gelap, akhirnya saya & Sawi nyemplung deh
terus ke seberang Sarinah & puji Tuhan kami menemukan daratan
And then naik ojek tanpa jaket tanpa helm cakep bener deh
Tapi puji Tuhan bisa sampai rumah dengan selamat kira-kira jam 19.20 WIB

*Tepuk tangan*

Well, the thing is
Tetap nikmati setiap kesusahan yang ada, tetap minta perlindungan Tuhan
dan berani melangkah walau terjebak banjir
*sounds like lagunya Raisa yeh (Melangkah, Terjebak banjir eh nostalgia) hehehehehee...

Jangan salahkan Jokowi untuk keadaan ini,
ini bencana alam
Ga ada gunanya saling menyalahkan,
lebih baik saling bantu
bantu doa, bantu evakuasi, bantu menyemangati,
bantu menyumbang sandang pangan dll dsb
DAN PASTIKAN AIR BERSIH ADA DI LIST NOMOR 1 UNTUK SETIAP SUMBANGAN KITA

Thursday, January 3, 2013

RADIOSHOW MOVEMENT


14 Desember 2012

Hari dimana saya mengikuti casting RadioShow tvOne di studio tvOne Pulo Gadung
sebelumnya saya menjadi MC di acara talkshow bersama Oscar Lawalata di @zapcoid
lokasinya di Wolter Monginsidi
jam 15.00 tepat setelah selesai MC saya langsung berangkat menuju  studio tvOne
Hari itu hujan deras sekali dan jarak dari Wolter Monginsidi ke Pulo Gadung cukup jauh
Selama perjalanan saya bercerita dengan supir taxi BlueBird yang saya tumpangi tentang casting ini
Kemudian kami memasuki Kawasan Industri Pulo Gadung dan ternyata banjir
Supir taxi saya kebingungan, kami pun masih belum mengetahui dimana tepatnya lokasi studio tvOne
Akhirnya kami menelusuri Kawasan Industri Pulo Gadung sambil bertanya-tanya
Sampai akhirnya supir taxi menyerah karena banjir dan ingin mengemudi keluar dari Kawasan Industri tersebut
Saya makin kebingungan, waktu menunjukan pukul 17.00 sedangkan casting hanya sampai pukul 18.00
Supir taxi ini menganjurkan saya untuk mencari tukang ojek atau berjalan
Tapi saya menolak dan memohon untuk bertahan dan bertanya kembali kepada orang sekitar
Setelah berhenti cukup lama dan hampir saja keluar dari Kawasan Industri
saya bertanya kepada seorang pengendara motor mengenai lokasi studio tvOne
PUJI TUHAN ternyata gedung dibelakang kami adalah gedung tvOne dan kebetulan gerbang belakangnya dibuka dan banjirnya tidak tinggi sehngga kami bisa lewat
Setelah berputar-putar dan bertahan cukup lama akhirnya supir taxi itu bicara "Wah, syukurlah bisa sampai juga, sepertinya mba bisa lolos nih karena mba tidak mau menyerah dan akhirnya sampai juga kita disini" saya hanya bisa menjawab "Puji Tuhan pak, semoga bisa lolos, AMIN, Terimakasih"
Lalu saya pun masuk ke gedung tvOne dan langsung mengambil kertas biodata dan diantar ke ruangan casting
Didalam sana ada 4 orang wanita, 1 orang dari Banten, 2 orang penyiar Global Radio (Sara & Zara) dan 1 lagi dari I-Radio (Thya)
Saya kedinginan ditambah grogi karena mereka bagus-bagus penampilannya keren
Setiap orang yang maju diminta berenergi untuk tampil dan semua mendapat giliran opening & closing
Kemudian giliran terakhir adalah giliran saya
Saya ditanya tentang group band favorite dan tentu saja biodata saya
And the show begin, saya memulai opening dan selanjutnya closing
Tapi sebelum closing sang produser bilang "oke sebelum closing ada video Muse konser di Probolinggo, coba jelaskan tentang Muse"
Wah saya cukup kaget karena teman-teman yg lain tidak mendapat part itu, kemudian saya menjelaskan mengenai Muse dan sempat menyanyikan sedikit lagu terbarunya "Madness"
Oke, casting selesai dan seperti biasa kami akan diberi kabar selanjutnya via telephone
Yang ada di pikiran saya adalah "dapat atau tidak yang penting saya sudah berusaha dan mencoba, terserah bagaimana rencana Tuhan saja"

19 Desember 2012

Saatnya Traxkustik All Star di Gandaria City
Saya mendapat kesempatan untuk menjadi host presenting Raisa
Saat sedang menanti giliran, saya mendapat sms yang isinya singkat
"Ada pin? (Attay 'Radioshow')"
Pengen teriak rasanyaaaaa padahal cuma ditanyain pin tapi rasanya bahagia dan kaget banget
Langsung saya balas smsnya dan saya diminta untuk datang ke tvOne keesokkan harinya
Sayangnya keesokkan harinya saya ada job MC pada jam yang ditentukan untuk datang kesana
Saya bercerita ke Cia, menanyakan apa yang harus saya lakukan? haruskah saya cancel MCnya?
Akhirnya dengan penuh rasa takut saya jawab ke kang Attay kalau sebenarnya besok saya ada job MC, apa bisa bertemu lebih pagi atau jika tidak bisa saya akan mencari pengganti untuk job MCnya
Puji Tuhan meetingnya jadi diundur ke hari Jumat, lega rasanya....
Kemudian saya bercerita pula tentang kesempatan emas ini ke Chyntia
Chyntia bilang "lah, brarti bareng Om Bulux donk, kan dia host Radioshow"
Saya langsung bercerita ke Om Bulux kalau saya dipanggil kang Attay ke tvOne

21 Desember 2012

Lagi-lagi turun hujan deras dan banjir
Tapi dengan penuh semangat dan rasa senang saya berangkat ke tvOne bertemu dengan kang Attay produser dari RadioShow Movement
PUJI TUHAN saya terpilih menjadi new female host for RadioShow Movement dari sekian orang yang mengikuti casting tersebut
Kemudian saya pun dijelaskan mengenai rangkaian acara dan apa saja yang harus dipersiapkan
Shooting pertama akan dilangsungkan 8 hari kemudian, 29 Desember 2012
WOW.....

29 Desember 2012

This is it, this is the day
Saya bersiap berangkat ke lokasi syuting di Mako Brimob Kelapa Dua Depok ditemani mama
Untuk episode pertama yang perform adalah PAS BAND feat Coki Bolemeyer, Radhini dan Pure Saturday
Tampil pula pemenang dari audisi band ATAP RUMAH BANGSA
Untuk lebih lengkapnya mengenai RadioShow Movement & Atap Rumah Bangsa bisa dilihat disini
http://ataprumahbangsa.com/radio-show-movement/

Well, akhirnya saya bertemu dengan partner saya
BULUX SUPERGLAD dan WENDI PUTRANTO

PARTNERS \m/ @LakiLuks @NonaFeli @wenzrawk

GROGIIIIII tentu saja
Di segmen awal saya banyak diam dan masih beradaptasi dengan keadaan
Tapi Puji Tuhan semua berlangsung lancar dan sukses...
Pukul 22.00 WIB kami mulai ON AIR
Diawali puisi dari bapak TAUFIK ISMAIL kemudian diikuti lagu Indonesia Pusaka yang dibawakan oleh RADHINI dengan iringan GIHON LOHANDA ORCHESTRA
Kemudian saya dan Wendi Putranto membuka acara RADIOSHOW MOVEMENT ini diikuti dengan kehadiran NIA RAMADHANI BAKRIE selaku KETUA UMUM ATAP RUMAH BANGSA dan juga Lukman Laksamana (Bulux SuperGlad) selaku ketua juri audisi band
Lalu acara ini terus berlanjut dengan penampilan dari PURE SATURDAY & PAS BAND
Penampilan mereka diiringi oleh Gihon Lohanda Orchestra
RadioShow Movement ini juga diramaikan dengan penampilan dari 4 band audisi + 1 participant audisi yang adalah seorang supir taxi
Jadi dengan set panggung yang apik ditambah dengan tambahan musik elegan, RADIOSHOW MOVEMENT dikemas menjadi suatu pagelaran yang luar biasa spektakuler

HEBAT \m/

Chit-chat dengan Nia Ramadhani Bakrie mengenai ATAP RUMAH BANGSA

Bulux SuperGlad menceritakan proses audisi band ATAP RUMAH BANGSA

D'Soul (juara 1 kategori Musisi Jalanan)

Variatif (juara 1 kategori Pelajar SMA)

PURE SATURDAY

PAS BAND feat COKI "NETRAL"

PAS BAND feat RADHINI

Pak Triyanto (partisipan audisi) feat BULUX SUPERGLAD

Orkes Semi Dangdut (juara favorite)

Rescue (juara favorite)

THE HOSTS : LUKMAN LAKSAMANA (Bulux SuperGlad) FELISIA KULLIT & WENDI PUTRANTO

Well anyway, tunggu episode selanjutnya
daftarkan band-band kalian
dan tunggu kami di kota anda
\m/